Pertanggungjawaban Pidana Orang Tua sebagai Pelaku Eksploitasi Ekonomi Anak dalam Perspektif Hukum Pidana Islam
(Studi Putusan Nomor 259/Pid.Sus/2025/PN.CKR)
DOI:
https://doi.org/10.67096/legal.v1i3.422Keywords:
pertanggungjawaban pidana orang tua, eksploitasi ekonomi anak, hukum positif, jarimah ta’zirAbstract
Eksploitasi ekonomi terhadap anak merupakan bentuk pelanggaran hak anak yang masih banyak ditemukan di Indonesia, termasuk ketika pelakunya adalah orang tua kandung yang seharusnya memiliki kewajiban untuk melindungi dan memenuhi hak-hak anak. Fenomena tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara norma hukum yang telah mengatur larangan eksploitasi ekonomi anak dengan praktik penegakannya di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dasar pertanggungjawaban pidana orang tua sebagai pelaku eksploitasi ekonomi anak dalam perspektif hukum positif, serta menganalisis pertanggungjawaban pidana orang tua sebagai pelaku eksploitasi ekonomi anak dalam perspektif hukum pidana Islam, melalui studi Putusan Nomor 259/Pid.Sus/2025/PN.Ckr. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach), dan pendekatan kasus (case approach). Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dikumpulkan melalui studi kepustakaan, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam perspektif hukum positif, dasar pertanggungjawaban pidana orang tua bertumpu pada terpenuhinya unsur Pasal 76I jo. Pasal 88 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak serta pelanggaran terhadap kewajiban hukum orang tua dalam Pasal 26, meskipun penelitian ini menemukan bahwa dakwaan Jaksa Penuntut Umum dalam perkara a quo tidak mendayagunakan pasal eksploitasi ekonomi tersebut secara mandiri, melainkan hanya menjadikannya faktor pemberat dalam dakwaan kekerasan yang mengakibatkan kematian. Dalam perspektif hukum pidana Islam, pertanggungjawaban pidana orang tua didasarkan pada terpenuhinya taklīf dan kesengajaan, yang diperberat oleh penyalahgunaan kedudukan wilāyah dan nafaqah, sehingga perbuatan tersebut dikualifikasikan sebagai jarīmah ta'zīr dengan bentuk sanksi berupa pidana penjara, denda, maupun pencabutan hak wilāyah, bukan hukuman fisik seperti cambuk yang termasuk kategori sanksi ḥudūd. Penelitian ini menyimpulkan bahwa hukum positif dan hukum pidana Islam memiliki titik temu dalam memandang penyalahgunaan kedudukan orang tua sebagai faktor pemberat pertanggungjawaban pidana, sekaligus saling melengkapi dalam penegakan hukum terhadap eksploitasi ekonomi anak.
References
Buku dan Karya Ilmiah
Abdillah, J., Nurhayati, T., Najichah, N., Zohara, L., & Tholchah, M. (2024). Contribution Model of al-Mas'ūliyyah al-Jinā'iyyah in the Formulation of Criminal Liability in Indonesia’s New Criminal Code. Al-Ahkam. https://doi.org/10.21580/ahkam.2024.34.2.22592
Ahmad Jalili. "Teori Maqashid Syariah dalam Hukum Islam." TERAJU: Jurnal Syariah dan Hukum 3, No. 2 (2021).
Ahmad Rofiq, Pujiyono, dan Barda Nawawi Arief, "Eksistensi Tindak Pidana Ta'zir dalam Kehidupan Masyarakat Indonesia," Journal of Judicial Review 23, no. 2 (2021): 241–256, https://doi.org/10.37253/jjr.v23i2.4957, hlm. 424.
Al-Bukhari, Muhammad bin Ismail. Shahih Al-Bukhari.
Amaliah, R. N., Nirmalasari, N., & Kurniati, K. (2025). Reformasi Hukum Tata Negara Islam melalui Pendekatan Maqasid Al-Shariah Perspektif Jasser Auda. JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL. https://doi.org/10.55606/jhpis.v4i4.5758
As-Suyuthi, Jalaluddin. Al-Asybah wa An-Nazhair. Beirut: Dar Al-Kutub Al-Ilmiyah.
Asy'ari, R. (2022). Mashlahah dalam Maqasid Syari’ah. Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur'an, Tafsir dan Pemikiran Islam. https://doi.org/10.58401/takwiluna.v3i1.593
Auda, Jasser. Maqasid Al-Shariah as Philosophy of Islamic Law. London: International Institute of Islamic Thought (IIIT), 2008.
Audah, Abdul Qadir. At-Tasyri' Al-Jina'i Al-Islami. Beirut: Dar Al-Kutub Al-'Ilmiyyah, 2005.
Azukma, Khairul Fadhli, dan Ramadani. "Penerapan Prinsip Perlindungan Anak dalam Hukum Pidana Islam terhadap Anak-Anak Migran Indonesia di Malaysia." QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies 4, No. 1 (2025).
Az-Zuhaili, Wahbah. Al-Fiqh Al-Islami wa Adillatuhu. Damaskus: Dar Al-Fikr, 2011.
Darmawan, B. A. (2025). A Critical Examination of the Absence of Intent in Establishing Criminal Liability in the Central Jakarta District Court Decision No. 12/Pid.Sus-TPK/2024/PN.Jkt.Pst. JIHK. https://doi.org/10.46924/jihk.v7i2.368
Fridawati, T., dkk. "Perkembangan Teori Pertanggungjawaban Pidana di Indonesia." JIMMI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin 1, No. 3 (2024).
Fuad, Usfa A., dan Tongat. Pengantar Hukum Pidana. Malang: UMM Press, 2004.
Gunawan, H., Sari, N. N., & Muzhafar, M. A. (2025). Penerapan Kaidah Fiqih Jinayah dalam Qadzaf Secara Kinayah. Hidayah : Cendekia Pendidikan Islam dan Hukum Syariah. https://doi.org/10.61132/hidayah.v2i2.944
Hanafi, Ahmad. Asas-Asas Hukum Pidana Islam. Jakarta: Bulan Bintang, 1993.
Harika, N., Safitri, D., Nirmalasari, N., & Sukti, S. (2024). Hakikat dan Tujuan Sanksi Pidana Islam. Politika Progresif : Jurnal Hukum, Politik dan Humaniora. https://doi.org/10.62383/progres.v1i2.247
Heriandi, dan Rahmad Efendi. "Integrasi Undang-Undang Perlindungan Anak dan Hukum Islam dalam Perlindungan Anak." Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum 4, No. 2 (2026).
Herring, J. (2022). Vulnerability and Children’s Rights. International Journal for the Semiotics of Law - Revue internationale de Sémiotique juridique, 36, 1509-1527. https://doi.org/10.1007/s11196-022-09951-0
Hikmawati, Nilma. Studi Komparatif Eksploitasi Anak dalam Perspektif Hukum Pidana Positif dan Hukum Pidana Islam. Skripsi. Universitas Muhammadiyah Magelang, 2018.
Huraerah, Abu. Kekerasan Terhadap Anak. Bandung: Nuansa Cendekia, 2012.
Hussain, M. M., Nasimah, dan H. "Harmonisation of the Law Relating to Criminal Accountability of Young Offenders." IIUM Law Journal (2025).
Ibrahim, Johnny. Teori, Metode dan Penelitian Hukum Normatif. Malang: Bayumedia Publishing, 2005.
Izaturahmi, F., Sugiarti, W., Wismanto, W., Shafiah, S., & Putri, M. (2024). Konsep Hudud Dalam Al-Quran. Jurnal Budi Pekerti Agama Islam. https://doi.org/10.61132/jbpai.v2i1.78
Khaerunisa, F. E. (2021). ADULTERY IN THE PERSPECTIVE OF ISLAMIC RELIGIOUS LAW AND POSITIVE LAW IN THE INDONESIAN COMMUNITY. HUNAFA: Jurnal Studia Islamika. https://doi.org/10.24239/jsi.v18i2.614.158-174
Khiyariyah, W., Maqashid, P., Imam, A. S., Syathiby, A., Dimyati, Y., Fanan, Z., Huda, N., & Tinggi, S. (2023). Wasiat Ikhtiyariyah dalam Perspektif Maqashid Al Syariah Imam Al Syathibi. Jurnal At-Tahdzib. https://doi.org/10.61181/at-tahdzib.v11i2.317
Lubis, S. A., & Mukhsin, A. (2025). The Qualification of Jarimah Ta’zir for Child Exploitation: A Case Study of Forced Labor at the Muara Parlampungan Gold Mine. SIGn Jurnal Hukum. https://doi.org/10.37276/sjh.v7i2.524
Marpaung, Leden. Asas-Asas, Teori, dan Praktik Hukum Pidana. Jakarta: Sinar Grafika, 2012.
Moeljatno. Asas-Asas Hukum Pidana. Jakarta: Rineka Cipta, 2018.
Mukhtar, S. (2016). In defense of the codification of the Islamic law of Hudud into the law of Pakistan. International Review of Law, 2016, 11. https://doi.org/10.5339/irl.2016.11
Nababan, Rinta. Analisis Hukum Tindak Pidana Mempekerjakan Anak pada Pekerjaan Terburuk. Skripsi. Universitas Sumatera Utara, 2019.
Nugroho, F. M., & Eskanugraha, A. P. (2023). Refleksi Asas Kemanfaatan: Mengilhami Asas Tiada Pidana Tanpa Kesalahan Tiada Kesalahan Tanpa Kemanfaatan. PUSKAPSI Law Review. https://doi.org/10.19184/puskapsi.v3i1.40295
Putri, D. W. S., dan Kusnadi, S. A. "Pertanggungjawaban Hukum Orang Tua dalam Tindak Pidana Inses." Legal Standing: Jurnal Ilmu Hukum 9, No. 1 (2025).
Rafiqah, L., Simbolon, P., Ridwan, M., dkk. "Perlindungan Anak dalam Perspektif Hukum Islam: Tinjauan atas Hak dan Kewajiban Orang Tua." Journal of Legal Sustainability 2, No. 2 (2025).
Rahimzai, H., & Mushfiq, N. (2023). Ta’zir Punishment and Delegated Authority in Accordance with Islamic Jurisprudence and Afghanistan’s Enacted Laws. Integrated Journal for Research in Arts and Humanities. https://doi.org/10.55544/ijrah.3.5.1
Saleh, Roeslan. Perbuatan Pidana dan Pertanggungjawaban Pidana: Dua Pengertian Dasar dalam Hukum Pidana. Jakarta: Aksara Baru, 1983.
Santi. Eksploitasi Anak Secara Ekonomi dalam Perspektif Hukum Pidana Islam dan Hukum Indonesia (Studi Kasus di Kota Surakarta). Skripsi.
Santoso, Topo. Asas-Asas Hukum Pidana Islam. Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2016.
Sari Indah. "Unsur-Unsur Delik Materil dan Delik Formil dalam Hukum Pidana Lingkungan." Jurnal Ilmiah Hukum 10, No. 1 (2019).
Sinaga, J. F., Mulyadi, M., Marlina, M., & Darmawan, D. (2025). Criminal Liability for Asset Forfeiture in Indonesia Concerning Drug Traffickers. Proceedings of the 1st International Conference on Social Science (ICSS). https://doi.org/10.59188/icss.v4i1.234
Siregar, A. A., & S. (2025). An Islamic Criminal Law Perspective on Child Sexual Exploitation: Analysis of Verdict No. 40/Pid.Sus/2024/PN.SIM. Al-Risalah Jurnal Ilmu Syariah dan Hukum. https://doi.org/10.24252/al-risalah.v25i1.56698
Sudarsono. Kamus Hukum. Jakarta: Rineka Cipta, 2007.
Sudarti, S. (2021). Hukum Qisahah Diyat: Sebuah Alternatif Hukuman Bagi Pelaku Kejahatan Pembunuhan Berencana di Indonesia. YUDISIA : Jurnal Pemikiran Hukum dan Hukum Islam. https://doi.org/10.21043/yudisia.v12i1.8991
Sukawantara, G. A., Dewi, A., & Suryani, L. (2020). Anak Sebagai Korban Tindak Pidana Perdagangan Orang Menurut Undang-Undang No. 35 Tahun 2014. 220-226. https://doi.org/10.22225/jkh.1.1.2138.220-226
Suprihatini, Amin. Perlindungan terhadap Anak. Klaten: Cempaka Putih, 2008.
Syarbaini, A. (2023). KONSEP TA’ZIR MENURUT PERSPEKTIF HUKUM PIDANA ISLAM. Jurnal Tahqiqa : Jurnal Ilmiah Pemikiran Hukum Islam. https://doi.org/10.61393/tahqiqa.v17i2.167
Syarifuddin, Amir. Ushul Fiqh. Jakarta: Kencana, 2011.
Syarifuddin, Said. "Maslahat as Considerations of Islamic Law in View Imam Malik." Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam 4, No. 1 (2020).
Tahir, T., & Hamid, S. H. A. (2024). Maqasid Al-Syari'ah Transformation in Law Implementation for Humanity. International Journal Ihya' 'Ulum al-Din. https://doi.org/10.21580/ihya.26.1.20248
Wibisono, H. (2022). Legal Protections for Debtors of Banks Providing Mortgage in Facing Execution Parates. International Journal of Current Science Research and Review. https://doi.org/10.47191/ijcsrr/v5-i1-20
Yahya, R. P., Farid, D., Pakarti, M. H. A., Hendriana, H., & Hasan, M. F. (2023). PENGARUH HUKUMAN HUDUD DALAM MEMBENTUK KESADARAN HUKUM DAN PENCEGAHAN KEJAHATAN DI MASYARAKAT. Al-Usrah : Jurnal Al Ahwal As Syakhsiyah. https://doi.org/10.30821/al-usrah.v11i2.17123
Yesika, Dwi Hilana. "Eksploitasi Anak dalam UU Perlindungan Anak Menurut Perspektif Hukum Islam." TADARUS 3, No. 2 (2017).
Zuardi, Muhammad, Ahmad Kholil, Amrin, dan Ishma Amelia. "Transformation of the Concept of Maslahah in Sustainable Islamic Finance: A Hermeneutic Analysis of al-Ghazali's Thoughts and ash-Syatibi." Profetika: Jurnal Studi Islam 26, No. 1 (2025).
Peraturan & Pedoman
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang.
Website
Bank Data Perlindungan Anak “Data Kasus Perlindungan Anak Dari Media Tahun 2023” https://bankdata.kpai.go.id/tabulasi-data/data-kasus-perlindungan-anak-dari-media-tahun-2023
Bank Data Perlindungan Anak “Data Perlindungan Anak 2024” https://bankdata.kpai.go.id/tabulasi-data/data-kasus-perlindungan-anak-dari-media-tahun-2023
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rieva Apsika Raihan, Sifa Mulya Nurani (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






