Peran Digitalisasi dalam Penguatan Asas Desentralisasi Pemerintah Daerah
DOI:
https://doi.org/10.67096/legal.v1i2.195Keywords:
Digitalisasi, Desentralisasi, Otonomi Daerah, SPBE, Pemerintahan DaerahAbstract
Digitalisasi pemerintahan daerah merupakan salah satu instrumen strategis dalam mendukung penyelenggaraan otonomi daerah yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran digitalisasi dalam memperkuat asas desentralisasi pemerintah daerah di Indonesia serta mengidentifikasi faktor-faktor penghambat implementasinya beserta upaya penanganannya. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual melalui kajian literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi berperan penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat efisiensi birokrasi, meningkatkan akuntabilitas pengelolaan sumber daya daerah, serta mendukung kapasitas pemerintah daerah dalam melaksanakan kewenangan otonom yang diberikan oleh pemerintah pusat. Namun, implementasi digitalisasi masih menghadapi berbagai hambatan, antara lain keterbatasan infrastruktur teknologi informasi, rendahnya kompetensi digital aparatur sipil negara, lemahnya perencanaan strategis teknologi, serta resistensi birokrasi terhadap perubahan. Oleh karena itu, diperlukan pemerataan infrastruktur digital, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, perencanaan transformasi digital yang terintegrasi, dan penguatan manajemen perubahan organisasi agar digitalisasi dapat berfungsi secara optimal sebagai instrumen penguatan desentralisasi. Dengan demikian, digitalisasi tidak hanya menjadi sarana modernisasi administrasi pemerintahan, tetapi juga menjadi faktor penting dalam mewujudkan otonomi daerah yang demokratis dan berorientasi pada pelayanan publik.
References
Farhan, Ahmad. "Inovasi Digital dalam Pelayanan Publik Pemerintah Daerah: Peluang dan Tantangan." Jurnal Desentralisasi dan Kebijakan Publik 4, no. 2 (2023): 112–128.
Hasanudding, S. (2025). Analisis Implementasi Kebijakan Desentralisasi dalam Peningkatan Pelayanan Publik di Pemerintah Daerah. Jurnal Kolaboratif Sains, 8(9), 5762-5773.Hernita, S. (2018). Meningkatkan Kinerja Pelayanan Birokrasi Pemerintahan Melalui Penguasaan Teknologi Informasi. Jurnal Manajemen Bisnis, 5(2), 57–65. https://doi.org/10.33096/jmb.v5i2.59
Indonesia. Peraturan Presiden Nomor 132 Tahun 2022 tentang Arsitektur Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik Nasional. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2022 Nomor 233.
Indonesia. Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2023 tentang Percepatan Transformasi Digital dan Keterpaduan Layanan Digital Nasional. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2023 Nomor 181.
Indonesia. Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 182.
Indonesia. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244.
Kamaluddin, S., Pongtuluran, R., & Juli, L. (2024). Revolusi birokrasi di Papua: menghadirkan pelayanan publik prima di tengah keterbatasan infrastruktur. Indonesian Journal of Intellectual Publication, 5(1), 27-37.
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia. "Sinergi Digitalisasi Pusat dan Daerah untuk Pemerataan Layanan Publik." Diakses 5 Juni 2026. https://www.ekon.go.id.
Mirza, D., Suryani, L., Latip, L., & Aditiya, V. (2023). Literature riview: peran teknologi informasi dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas birokrasi. Jurnal Administrasi Publik Dan Bisnis, 5(1), 51-55.
Panie, G. J., & Megawati, S. (2023). PENERAPAN APLIKASI MONITORING LELANG (MONPELA) DI BIRO LAYANAN PENGADAAN DAN PENGELOLAAN BARANG MILIK NEGARA (LPPBMN) KEMENTERIAN PERHUBUNGAN. Publika, 2315-2326.
Rachmawati, R., Arwati, D., Herawati, S. D., & Arnan, S. G. (2018). Optimalisasi penggunaan teknologi informasi dalam penatausahaan asset/barang milik daerah. Jurnal Aset (Akuntansi Riset), 10(2), 189-198.
Rosalia, F. (2023). Strukturasi Adaptif Penggunaan Teknologi Informasi pada Instansi Pemerintahan. Jurnal Lensa Mutiara Komunikasi, 7(2), 97-108.
Safitri, S. T., Wibisono, G., & Mulyono, E. S. (2021). Penyusunan Enterprise Architecture sebagai Strategi Perencanaan dan Penerapan Teknologi pada Proses Bisnis Kerjasama Perguruan Tinggi. JEPIN (Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika), 7(2), 233-241.
"Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik sebagai Instrumen Penguatan Good Governance di Daerah." Jurnal Ilmu Administrasi Negara (JIANA) 12, no. 2 (2024): 88–104.
Wardana, Andi, et al. "Transformasi Digital Pemerintahan Daerah dalam Perspektif Otonomi Daerah." Jurnal Ilmu Administrasi Publik 7, no. 1 (2025): 45–63.
Zulkifli, Z., Nurhayatie, T., & Junaidi, M. (2019). PENELITIAN KONSEPTUAL: PENINGKATAN KUALITAS STRATEGIS MELALUI PENGGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM MENINGKATKAN KINERJA PEMERINTAH DAERAH. Jurnal Litbang Sukowati Media Penelitian Dan Pengembangan, 3(1), 8. https://doi.org/10.32630/sukowati.v3i1.113
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Revaldo Putra Magantara, Prabowo Abimanyu, Muhamad Hanidar Dafa Amanullah, Muhammad Yuda Ayodya (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






