Stabilitas Emosional Keluarga dalam Perspektif Sakinah, Mawaddah, Wa Rahmah (Studi Tafsir Ghara’ib al-Qur’an)

Authors

  • Nakhwa Azkia Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Palangka Raya, Palangka Raya
  • Salsabila Azahra Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Palangka Raya, Palangka Raya

DOI:

https://doi.org/10.67096/nurani.v1i2.204

Keywords:

stabilitas emosional keluarga, sakinah mawaddah wa rahmah, QS. Ar- Rum [30]: 21, Tafsir Ghara’ib al-Qur’an

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya problem emosional dalam keluarga Muslim kontemporer yang tampak pada konflik berkepanjangan, lemahnya komunikasi, dan menurunnya kualitas kasih sayang dalam rumah tangga. Berangkat dari kondisi tersebut, penelitian ini merumuskan pertanyaan mengenai konsep sakinah, mawaddah, wa rahmah dalam Al-Qur’an, penafsiran QS. Ar-Rum [30]: 21 dalam Tafsir Ghara’ib al- Qur’an wa Ragha’ib al-Furqan, serta relevansinya terhadap pembangunan stabilitas emosional keluarga Muslim masa kini. Penelitian ini bertujuan menjelaskan fondasi Qur’ani keluarga harmonis, menganalisis penafsiran al-Naisaburi, dan mengungkap kontribusinya bagi ketahanan emosional keluarga. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif-deskriptif dan analisis tafsir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sakinah merepresentasikan ketenteraman batin, mawaddah menunjukkan cinta yang aktif, dan rahmah menegaskan kasih sayang yang matang. Tafsir al-Naisaburi menampilkan keluarga sebagai ruang ketenangan, kedekatan afektif, dan empati. Penelitian ini menyimpulkan bahwa nilai sakinah, mawaddah, wa rahmah tetap relevan sebagai landasan spiritual dan emosional keluarga Muslim kontemporer.

References

Badan Pusat Statistik. (2025). Nikah dan cerai menurut provinsi (kejadian), 2024.

Aziz, R., & Mangestuti, R. (2021). Membangun keluarga harmonis melalui cinta dan spiritualitas pada pasangan suami-istri di Provinsi Jawa Timur. Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen, 14(2), 129–139. https://doi.org/10.24156/jikk.2021.14.2.129

Basri, B., Asaad, M., & Isnayanti, I. (2025). Nalar sufistik pada kisah Al-Qur’an: Telaah model interpretasi al-Naisaburi. Al-Mubarak.

Effendi, J. (2025). Menggapai keluarga sakīnah mawaddah wa rahmah melalui komunikasi Qur'ani. Instructional Development Journal (IDJ), 8(1), 245–251.

Firmansyah, F., Tarmizi, T., & Parasetiani, A. (2022). Aktualisasi konsep sakinah mawadah warahmah pada keluarga Muslim di Kota Metro. Syakhsiyah: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 2(1), 90–106.

Fu’ad, A., Supriatna, E., & Fahmi, I. (2025). Konsep keluarga sakinah, mawaddah, warahmah dalam tinjauan psikologi. Mahkamah: Jurnal Riset Ilmu Hukum, 2(4), 169–181. https://doi.org/10.62383/mahkamah.v2i4.1322.

Gani, M. S., Hartawan, H., & Maulidin, I. (2025). The concepts of sakinah, mawaddah, and rahmah as pillars of Muslim family resilience: A study of Qur’an Surah Ar- Rum [30]: 21. ZAD Al-Mufassirin, 7(2), 523–535. https://doi.org/10.55759/zam.v7i2.342

Latifa, R., Nihayah, Z., Rokhim, M., Nurhasan, Murniasih, F., & Rismawati. (2024). Contributing factors of family resilience in Moslem population. Jurnal Indo- Islamika, 14(2), 432–443. https://doi.org/10.15408/jii.v14i2.42507

Masri, M. (2024). Konsep keluarga harmonis dalam bingkai sakinah, mawaddah, warahmah. Jurnal Tahqiqa: Jurnal Ilmiah Pemikiran Hukum Islam, 18(1), 109–123. https://doi.org/10.61393/tahqiqa.v18i1.219

Muliawan, C., Anwar, K., & Mahfuzh, T. W. (2025). Metode penafsiran zahir–isyari dalam Gharaib al-Qur’an wa Raghaib al-Furqan: Analisis tafsir al-Naisaburi atas QS. Al-Baqarah: 72–73. SULTAN ADAM: Jurnal Hukum dan Sosial, 3(2), 246– 250.

Muliawan, C., Anwar, K., & Mahfuzh, T. W. (2025). Metode penafsiran zahir–isyari dalam Gharaib al-Qur'an wa Raghaib al-Furqan: Analisis tafsir al-Naisaburi atas QS. Al-Baqarah: 72–73. SULTAN ADAM: Jurnal Hukum dan Sosial, 3(2), 246–250. https://doi.org/10.71456/sultan.v3i2.1571

Muliawan, C., Anwar, K., & Mahfuzh, T. W. (2025). Metode penafsiran zahir–isyari dalam Gharaib al-Qur’an wa Raghaib al-Furqan: Analisis tafsir al-Naisaburi atas QS. Al-Baqarah: 72–73. SULTAN ADAM: Jurnal Hukum dan Sosial, 3(2), 246–250. https://doi.org/10.71456/sultan.v3i2.1571

Pengadilan Agama Manna. (2025). Perselisihan faktor dominan penyebab perceraian tahun 2024 pada Pengadilan Agama Manna.

Permadi, W., & Sadiyah, E. H. (2023). Konsep keluarga sakinah menurut Muhamad Quraish Shihab dan psikologi. Jurnal Tarbiyatuna: Jurnal Kajian Pendidikan, Pemikiran dan Pengembangan Pendidikan Islam, 4(2), 16–22. https://doi.org/10.30739/tarbiyatuna.v4i2.2598

Published

2026-06-30

How to Cite

Nakhwa Azkia, & Salsabila Azahra. (2026). Stabilitas Emosional Keluarga dalam Perspektif Sakinah, Mawaddah, Wa Rahmah (Studi Tafsir Ghara’ib al-Qur’an). Nurani : Jurnal Studi Agama Dan Peradaban Spiritual, 1(2), 254–265. https://doi.org/10.67096/nurani.v1i2.204