DINAMIKA PERKEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM DI BONE DARI MASA KE MASA

Authors

  • Muhammad Affan Pendidikan Agama Islam, Institut Agama Islam Negeri Bone
  • Kikiamalia Pendidikan Agama Islam, Institut Agama Islam Negeri Bone
  • Idrus L Pendidikan Agama Islam, Institut Agama Islam Negeri Bone

DOI:

https://doi.org/10.67096/dinamis.v1i2.63

Keywords:

Bone, Pendidikan Islam, Sejarah Pendidikan, Pengajian, Madrasah

Abstract

Abstrak ini mengeksplorasi evolusi pendidikan Islam di Bone, Sulawesi Selatan, dengan menggunakan perspektif sejarah kualitatif untuk menganalisis bagaimana lembaga-lembaga keagamaan bertransisi dari pembelajaran informal di surau (kelompok studi Islam) dan pengajian (lingkaran studi Islam) ke lembaga pendidikan formal kontemporer. Studi ini menempatkan Bone dalam kerangka nasional dengan meneliti interaksi antara adat istiadat setempat, kekuatan keagamaan, dan kebijakan pemerintah. Teknik sejarah kualitatif diterapkan pada sumber primer dan sekunder: arsip kerajaan Bone, lontara (manuskrip Islam), teks-teks keagamaan, dan tulisan-tulisan sejarah tentang pendidikan Islam di Indonesia. Hasil utama menunjukkan bahwa Islamisasi Bone terjadi melalui perpaduan pendidikan agama (pengajian, mangaji tudang) dan dukungan dari pihak berwenang, yang mengarah pada pembentukan lembaga-lembaga tradisional (surau, madrasah di bawah naungan kerajaan) dan evolusi menjadi sistem pendidikan kontemporer melalui madrasah, PGA (sekolah berasrama Islam), MTsN (sekolah menengah pertama Islam), dan SMA Islam (sekolah menengah atas Islam). Perubahan ini dibentuk oleh faktor sosio-politik, pergeseran kebijakan nasional, dan kontribusi para cendekiawan Bone terkemuka seperti al-Madrasah al-Amīriyyah Watampone dan Madrasah Darul Huffadh. Konteks nasional Bone terlihat jelas dalam penerapan kurikulum nasional dan pengintegrasian lembaga pendidikan Islam dalam sistem pendidikan formal Indonesia. Penelitian ini menunjukkan perlunya meningkatkan hubungan antara warisan lokal Bone dan kebijakan pendidikan nasional untuk meningkatkan kualitas pendidikan Islam yang relevan secara budaya dan kontemporer. Kata kunci: Bone, pendidikan Islam, sejarah pendidikan, studi keagamaan, madrasah, Muhammadiyah, Surau, lontara.

References

Bosra, M. (2020). Otoritas Dan Gerakan Keagamaan Daengguru: Studi Sejarah Islamisasi Di Sulawesi Selatan. Falasifa Jurnal Studi Keislaman, 11(2), 67–91. https://doi.org/10.36835/falasifa.v11i2.371

Dalle, M., & Jundi, M. (2022). Ulama Dan Umara Dalam Modernisasi Pendidikan Islam Di Tanah Bugis Abad Xx. Ta Allum Jurnal Pendidikan Islam, 10(1), 137–159. https://doi.org/10.21274/taalum.2022.10.1.137-159

Hadisaputra, H. (2021). Paradigma Gender Dan Model Gerakan ’Aisyiyah Sulawesi Selatan Pada Masa Orde Baru. Mukadimah Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Ilmu-Ilmu Sosial, 5(2), 191–200. https://doi.org/10.30743/mkd.v5i2.4008

Hafid, R. (2019). Peran Ag. Kh. Abd. Latif Amin Dalam Mengembangkan Pondok Pesantren Al-Junaidyah Biru Kabupaten Bone (1968-1998). Walasuji Jurnal Sejarah Dan Budaya, 10(2), 287–302. https://doi.org/10.36869/wjsb.v10i2.9

Idrus, L. (2022). Sejarah Pertumbuhan Dan Perkembangan Lembaga Keagamaan Non Formal Di Kabupaten Bone Sulawesi Selatan. Jurnal Al-Qayyimah, 5(2), 140–162. https://doi.org/10.30863/aqym.v5i2.2912

Kadir, I. (2019). K.H. Lanre Said : Ulama Pendidik Dari DI/TII Hingga Era Reformasi. Nukhbatul Ulum Jurnal Bidang Kajian Islam, 5(2), 125–144. https://doi.org/10.36701/nukhbah.v5i2.87

Ma’mun, S. (2021). "Tugas Filsafat Dakwah Syaikh Yusus Al-Makassari. https://doi.org/10.31219/osf.io/z5679

Markus, F. (2022). Kekerabatan Orang Toraja Kristen-Islam Berdasarkan Nilai Kultural Tongkonan Dan Falsafah Misa’ Kada Dipotuo, Pantan Kada Dipomate. Arumbae Jurnal Ilmiah Teologi Dan Studi Agama, 4(2), 190–203. https://doi.org/10.37429/arumbae.v4i2.852

Muhaemin, M. (2019). Kontribusi Pesantren Dalam Merespon Dinamika Sosial Keagamaan. Palita Journal of Social - Religion Research, 4(1), 1–12. https://doi.org/10.24256/pal.v4i1.596

Quraisy, H., Agustang, A., & Asrifan, A. (2021). Muhammadiyah Dalam Gerakan Sosial Di Kabupaten Wajo. https://doi.org/10.31219/osf.io/dpsg9

Ridhwan, R. (2019). MASJID TUA ALMUJAHIDIN WATAMPONE (Sejarah Pendiriaan Dan Fungsinya : Kaintannya Dengan Pendidikan Islam). Ekspose Jurnal Penelitian Hukum Dan Pendidikan, 16(2), 389. https://doi.org/10.30863/ekspose.v16i2.99

Sakka, L. (2016). Historiografi Islam Di Kerajaan Bantaeng. Al-Qalam, 20(1), 65. https://doi.org/10.31969/alq.v20i1.175

Suhra, S. (2019). Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Dalam Budaya Masyarakat Bugis Bone. Jurnal Darussalam Jurnal Pendidikan Komunikasi Dan Pemikiran Hukum Islam, 11(1), 222. https://doi.org/10.30739/darussalam.v11i1.459

Syamsuddin, A. (2007). Aktor Pembentuk Jaringan Pesantren Di Sulawesi Selatan 1928-1952. Lentera Pendidikan Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan, 10(2), 185–195. https://doi.org/10.24252/lp.2007v10n2a5

Published

2026-05-21

How to Cite

Muhammad Affan, Kikiamalia, & Idrus L. (2026). DINAMIKA PERKEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM DI BONE DARI MASA KE MASA. Dinamis : Jurnal Inovasi Dan Transformasi Pendidikan, 1(2), 150–156. https://doi.org/10.67096/dinamis.v1i2.63

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)