ANALISIS PELAKSANAAN HUKUM ACARA PERADILAN AGAMA DALAM PERKARA CERAI GUGAT DI PENGADILAN AGAMA PALEMBANG

Authors

  • Azzahra Khusnul Khotimah Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, Sumatera Selatan
  • Gina Lapinia Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, Sumatera Selatan
  • Nadia Dzatil Izzah Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, Sumatera Selatan
  • Reva Lusi Yanti Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, Sumatera Selatan
  • Handika Arya Putra Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, Sumatera Selatan
  • Aidil Akbar Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, Sumatera Selatan

DOI:

https://doi.org/10.67096/legal.v1i2.230

Keywords:

Hukum Acara Peradilan Agama, Cerai Gugat, Pengadilan Agama Palembang, Perceraian, Hukum Islam

Abstract

Perkara cerai gugat merupakan salah satu jenis perkara yang paling banyak ditangani oleh Pengadilan Agama di Indonesia, termasuk di Pengadilan Agama Palembang. Tingginya jumlah gugatan perceraian yang diajukan oleh pihak istri mengindikasikan adanya berbagai persoalan dalam kehidupan rumah tangga yang tidak lagi memungkinkan untuk dipertahankan. Dalam proses penyelesaiannya, Pengadilan Agama berpedoman pada hukum acara peradilan agama yang mengatur tata cara pemeriksaan perkara, pembuktian, pelaksanaan mediasi, hingga penjatuhan putusan. Penerapan hukum acara yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan memiliki peran penting dalam mewujudkan asas peradilan yang sederhana, cepat, dan berbiaya ringan, sekaligus menjamin terciptanya kepastian hukum serta keadilan bagi para pihak yang berperkara. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pelaksanaan hukum acara peradilan agama dalam penyelesaian perkara cerai gugat di Pengadilan Agama Palembang serta mengidentifikasi berbagai faktor yang memengaruhi efektivitas penerapannya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui studi kepustakaan dan studi lapangan yang meliputi wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan hukum acara peradilan agama dalam perkara cerai gugat di Pengadilan Agama Palembang pada dasarnya telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, mulai dari tahap pendaftaran perkara, proses mediasi, persidangan, pembuktian, hingga putusan. Namun demikian, masih terdapat beberapa kendala yang mempengaruhi efektivitas penyelesaian perkara, seperti ketidakhadiran para pihak dalam persidangan, kurangnya pemahaman hukum masyarakat, serta faktor administratif lainnya. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan pelayanan peradilan dan sosialisasi hukum kepada masyarakat guna meningkatkan efektivitas penyelesaian perkara cerai gugat.

References

Ali, Zainuddin. (2019) Hukum Perdata Islam di Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika

Anshary. (2015) Hukum Perkawinan di Indonesia: Masalah-Masalah Krusial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Harahap, M. Yahya. (2017) Hukum Acara Perdata. Jakarta: Sinar Grafika

Manan, Abdul. (2016) Penerapan Hukum Acara Perdata di Lingkungan Peradilan Agama. Jakarta: Kencana

Rofiq, Ahmad. (2017) Hukum Perdata Islam di Indonesia. Jakarta: Rajawali Pers,

Soemiyati. (2016) Hukum Perkawinan Islam dan Undang-Undang Perkawinan. Yogyakarta: Liberty

Published

2026-06-20

How to Cite

Azzahra Khusnul Khotimah, Gina Lapinia, Nadia Dzatil Izzah, Reva Lusi Yanti, Handika Arya Putra, & Aidil Akbar. (2026). ANALISIS PELAKSANAAN HUKUM ACARA PERADILAN AGAMA DALAM PERKARA CERAI GUGAT DI PENGADILAN AGAMA PALEMBANG. Legal: Jurnal Reformasi Hukum Pidana Dan Perdata, 1(2), 285–296. https://doi.org/10.67096/legal.v1i2.230