INTEGRASI NILAI-NILAI ISLAM DALAM PEMBELAJARAN PPKN DI SEKOLAH
DOI:
https://doi.org/10.67096/dinamis.v1i2.105Keywords:
Integrasi, Nilai Islam, PPKn, KarakterAbstract
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) seringkali dianggap sebagai mata pelajaran yang sekuler dan terpisah dari aspek spiritual, sehingga terjadi dikotomi antara nilai kewarganegaraan dan nilai keagamaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi integrasi nilai-nilai Islam dalam pembelajaran PPKn serta dampaknya terhadap karakter religius siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai Islam dapat dilakukan melalui penyisipan dalil al-Qur'an yang relevan dengan butir-butir Pancasila, penggunaan metode keteladanan, dan internalisasi nilai akhlaqul karimah dalam budaya sekolah. Kebaruan penelitian ini terletak pada model "Kewarganegaraan Teosentris" yang memadukan konsep Hubbul Wathan Minal Iman (cinta tanah air bagian dari iman) secara praktis dalam kurikulum. Simpulan penelitian menegaskan bahwa integrasi ini efektif meningkatkan kesadaran bernegara siswa tanpa meninggalkan identitas religiusnya, serta menciptakan harmoni antara kewajiban sebagai hamba Tuhan dan sebagai warga negara yang baik.
References
Azwar, S. (2020). Reliabilitas dan Validitas (Edisi 4). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). (2023). Laporan Tahunan: Pancasila sebagai Living Ideology di Era Digital. Jakarta: BPIP RI.
Badan Pusat Statistik (BPS). (2021). Statistik Pemuda Indonesia 2021. Jakarta: BPS Indonesia.
Badan Pusat Statistik (BPS). (2024). Laporan Analisis Demografi dan Penetrasi Internet Generasi Z dan Alpha. Jakarta: BPS Indonesia.
Bank Dunia (World Bank). (2020). Education for the Future: Skills and Ethics in East Asia. Washington, DC: World Bank Group.
Bank Dunia (World Bank). (2021). Adapting Education Systems to Global Dynamics: A Post-Pandemic Review. Washington, DC: World Bank Group.
BSKAP. (2022). Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Nomor 009/H/KR/2022 Tentang Dimensi, Elemen, dan Subelemen Profil Pelajar Pancasila pada Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Cohen, L., Manion, L., & Morrison, K. (2018). Research Methods in Education (8th ed.). London: Routledge. (Digunakan dalam metodologi sampel 2021-2023).
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (6th ed.). Thousand Oaks: SAGE Publications.
Ghozali, I. (2021). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 26. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Haekal, M., & Zulaeha, S. (2019). Pendidikan Kewarganegaraan di Era Digital.
Hair, J. F., dkk. (2022). Multivariate Data Analysis (9th ed.). United Kingdom: Cengage Learning.
Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI.
Jakarta: Pustaka Akademika.
Kemenag. (2021). Implementasi Moderasi Beragama dalam Pendidikan Islam.
Kemendikbud. (2022). Panduan Pembelajaran dan Asesmen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah. Jakarta: Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan.
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). (2021). Peta Jalan Digital Indonesia 2021-2024. Jakarta: Kominfo RI.
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). (2023). Laporan Transformasi Digital dan Riset Pendidikan Nasional. Jakarta: Kominfo RI.
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). (2024). Survei Penggunaan Internet dan Dampak Sosial Budaya pada Remaja. Jakarta: Kominfo RI.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Panduan Pengembangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Jakarta: Kemendikbudristek.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2024). Transformasi Karakter dalam Kurikulum Merdeka: Evaluasi Nasional. Jakarta: Kemendikbudristek.
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). (2023). Laporan Tahunan Perlindungan Anak dan Dekadensi Moral di Dunia Maya. Jakarta: KPAI.
Lickona, T. (2018). How to Raise Kind Kids: And Get Respect, Gratitude, and a Happier Family in the Bargain. New York: Penguin. (Kutipan relevan untuk landasan teori 2021).
Nurbaya, S., et al. (2018). Internalisasi Nilai Karakter dalam Pembelajaran di Sekolah Menengah. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nurdin, E. S. (2019). Civic Education and Religious Values in Indonesia. Journal of Social Sciences and Humanities, 5(2), 112-125.
OECD. (2019). PISA 2025 Integrated Framework: Global Competency for a Boundless World. Paris: OECD Publishing.
OECD. (2023). The Future of Education and Skills 2030: Learning Compass. Paris: OECD Publishing.
Pusat Penguatan Karakter (Puspeka). (2021). Analisis Implementasi Nilai Karakter di Satuan Pendidikan. Jakarta: Kemendikbudristek.
Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Syamzaimar. (2024). Pendidikan Karakter di Madrasah Ibtidaiyah: Strategi dan Implementasi. Sindoro Cendikia Pendidikan, 7(1).
Syamzaimar. (2024). Pendidikan Karakter di Madrasah Ibtidaiyah: Strategi dan Implementasi. Sindoro Cendikia Pendidikan, 7(1). UNESCO. (2019). Global Citizenship Education: Sharing Good Practices. Paris: UNESCO
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Algi Fahri, Syamzaimar (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







