Keberagaman Budaya Sebagai Wujud Persatuan Bangsa dalam Perspektif Pendidikan Kewarganegaraan (PKn)

Authors

  • Rido Coqki Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Medan, Medan
  • Tesalonika Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Medan, Medan
  • Widya Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Medan, Medan
  • Rika Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Medan, Medan

DOI:

https://doi.org/10.67096/dinamis.v1i3.148

Keywords:

keberagaman budaya, persatuan bangsa, Pendidikan Kewarganegaraan, Bhinneka Tunggal Ika, multikultularisme, toleransi

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan yang kaya akan keberagaman budaya, suku, bahasa, dan agama. Keberagaman ini merupakan potensi besar sekaligus tantangan dalam membangun persatuan bangsa. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara keberagaman budaya dan persatuan bangsa dalam perspektif Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) melalui pendekatan studi literatur terhadap 15 jurnal ilmiah terpilih. Metode yang digunakan adalah studi literatur sistematis (systematic literature review) dengan menganalisis, mensintesis, dan menginterpretasi temuan dari berbagai penelitian relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberagaman budaya, apabila dikelola dengan baik melalui nilai-nilai Pancasila, semboyan Bhinneka Tunggal Ika, dan pendidikan multikultural, dapat menjadi kekuatan pemersatu bangsa. PKn memiliki peran strategis dalam menanamkan sikap toleransi, menghargai perbedaan, dan membangun identitas nasional yang inklusif. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya penguatan kurikulum PKn yang berbasis kearifan lokal dan wawasan kebangsaan untuk menghadapi tantangan globalisasi dan disintegrasi sosial.

References

Azra, A. (2006). Pancasila dan Identitas Nasional Indonesia: Perspektif Multikulturalisme. Jurnal Demokrasi dan HAM, 5(1), 1–19.

Badan Pusat Statistik. (2020). Hasil Sensus Penduduk 2020. Jakarta: BPS.

Banks, J. A. (2010). Multicultural Education: Issues and Perspectives (7th ed.). Wiley.

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative and Mixed Methods Approaches (4th ed.). Sage Publications.

Ikhwan, A. (2016). Pendidikan Islam Berbasis Multikulturalisme: Telaah Kritis terhadap Konsep dan Implementasinya. Jurnal Pendidikan Islam, 10(2), 115–134.

Koentjaraningrat. (2009). Pengantar Ilmu Antropologi (Edisi Revisi). Rineka Cipta.

Mahfud MD, M. (2009). Membangun Politik Hukum, Menegakkan Konstitusi. Rajawali Press.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook (2nd ed.). Sage Publications.

Nuryadi, & Tolib, A. (2016). Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Riyanto, A. (2010). Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) sebagai Wahana Pengembangan Multikulturalisme di Indonesia. Jurnal Civicus, 10(1), 57–72.

Samsuri. (2011). Pendidikan Karakter Warga Negara: Kritik Pembangunan Karakter Bangsa. Diandra Pustaka Indonesia.

Suparlan, P. (2005). Sukubangsa dan Hubungan Antar-Sukubangsa. Yayasan Pengembangan Kajian Ilmu Kepolisian.

Tilaar, H. A. R. (2004). Multikulturalisme: Tantangan-tantangan Global Masa Depan dalam Transformasi Pendidikan Nasional. Grasindo.

Wahab, A. A., & Sapriya. (2011). Teori dan Landasan Pendidikan Kewarganegaraan. Alfabeta.

Winarno. (2013). Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan: Isi, Strategi, dan Penilaian. Bumi Aksara.

Wuryandani, W., & Fathurrohman, F. (2012). Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Dasar. Ombak.

Published

2026-07-08

How to Cite

Rido Coqki, Tesalonika, Widya, & Rika. (2026). Keberagaman Budaya Sebagai Wujud Persatuan Bangsa dalam Perspektif Pendidikan Kewarganegaraan (PKn). Dinamis : Jurnal Inovasi Dan Transformasi Pendidikan, 1(3), 805–812. https://doi.org/10.67096/dinamis.v1i3.148

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.