IMPLEMENTASI DEEP LEARNING BERBASIS TEORI HUMANISME UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN KARAKTER SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR

Authors

  • Eunike Mandolang Universitas Katolik De La Salle, Manado
  • Felinia Kompo Universitas Katolik De La Salle, Manado
  • Theresa Boyoh Universitas Katolik De La Salle, Manado
  • Sarah Kanine Universitas Katolik De La Salle, Manado
  • Faithilla Karundeng Universitas Katolik De La Salle, Manado
  • Priska Asumbi Universitas Katolik De La Salle, Manado
  • Jonathan Sahalesy Universitas Katolik De La Salle, Manado

DOI:

https://doi.org/10.67096/dinamis.v1i2.203

Keywords:

Deep Learning, Teori Humanisme, Pendidikan Pancasila, Aktivitas Belajar, Karakter Siswa

Abstract

Rendahnya aktivitas belajar dan karakter siswa dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila masih menjadi permasalahan yang ditemukan di sekolah dasar. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa ketika guru menggunakan pendekatan ceramah, pembelajaran cenderung berpusat pada guru. Akibatnya, siswa tidak terlibat secara aktif dalam diskusi, mengemukakan pendapat, dan merefleksikan apa yang mereka pelajari. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas belajar dan karakter siswa dengan menerapkan pembelajaran mendalam yang didasarkan pada teori humanisme ke dalam pendidikan Pancasila. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas yang mengacu pada model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 25 siswa kelas V SD Negeri 03 Manado. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata aktivitas belajar siswa meningkat dari 53,2% pada pra siklus menjadi 69,6% pada Siklus I dan mencapai 90% pada Siklus II. Karakter siswa juga mengalami peningkatan dari 58,8% pada pra tindakan menjadi 75,2% pada Siklus I dan 90,4% pada Siklus II. Temuan penelitian menunjukkan bahwa integrasi deep learning dan teori humanisme mampu menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, reflektif, kontekstual, dan bermakna. Dengan demikian, pendekatan ini efektif dalam meningkatkan aktivitas belajar dan karakter siswa serta mendukung implementasi Kurikulum Merdeka pada pembelajaran Pendidikan Pancasila.

References

Ambarita, J. (2023). Pembelajaran mendalam dalam pendidikan dasar. Prenada Media.

Asitah, N., Anam, F., Ismanto, H., Wahyudi, A., & Adi, T. (2025). Implementasi model pembelajaran deep learning dalam Kurikulum Merdeka: Studi fenomenologis pengalaman guru sekolah dasar. Nusantara Educational Review. https://journal.unusida.ac.id/index.php/ner/article/view/2177

Azizah, K. N., Rafianti, N., & Indriani, P. (2026). Analisis konsep deep learning dalam Kurikulum Merdeka pada pembelajaran abad ke-21 di sekolah dasar: Studi literatur. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar. https://www.journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/46110

Hamalik, O. (2017). Proses belajar mengajar. Bumi Aksara.

Hidayat, M. A., Agustin, D. T., Ramadhani, R., Pratiwi, D. A., & Aslamiah. (2025). Keunggulan implementasi Kurikulum Merdeka berbasis pendekatan deep learning di SDN 1 Sungai Besar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar. https://www.journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/30525

Hosnan. (2014). Pendekatan saintifik dan kontekstual dalam pembelajaran abad 21. Ghalia Indonesia.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2021). Panduan pembelajaran dan asesmen. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Maslow, A. H. (2018). Motivation and personality (3rd ed.). Harper & Row.

Mustapa, A., Ramadhani, K., Dewi, L. P., Oktarina, N., & Widodo, J. (2025). Implementasi pendekatan pembelajaran Kurikulum Merdeka: Understanding by Design, berdiferensiasi, dan deep learning. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/25134

Nurfadillah, S. (2023). Implementasi teori humanisme dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 7(2), 88–97.

Prasetyo, R. (2024). Pembelajaran mendalam dalam pendidikan dasar: Analisis filosofis terhadap transformasi pembelajaran di era artificial intelligence. Jurnal Pendidikan Dasar, 8(1), 45–56.

Rahmawati, D. (2024). Implementasi deep learning dalam Kurikulum Merdeka pada pembelajaran PPKn sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Indonesia, 6(1), 70–82.

Rogers, C. R. (2019). Freedom to learn (3rd ed.). Merrill Publishing.

Sanjaya, W. (2020). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Kencana.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian pendidikan. Alfabeta.

Susanto, A. (2021). Teori belajar dan pembelajaran di sekolah dasar. Kencana.

Trianto. (2020). Model pembelajaran terpadu. Bumi Aksara.

Published

2026-06-16

How to Cite

Mandolang, E., Felinia Kompo, Boyoh, T., Kanine, S., Karundeng, F., Asumbi, P., & Sahalesy, J. (2026). IMPLEMENTASI DEEP LEARNING BERBASIS TEORI HUMANISME UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN KARAKTER SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR. Dinamis : Jurnal Inovasi Dan Transformasi Pendidikan, 1(2), 402–414. https://doi.org/10.67096/dinamis.v1i2.203

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.