Harmonisasi Fatwa DSN-MUI dan Prinsip Akuntabilitas Wakaf: Pendekatan Tematik terhadap Keadilan, Amanah, dan Transparansi Syariah

Authors

  • Mushaq Syamsuar Universitas Darussalam Gontor, Ponorogo
  • Syaikha Nisa Az Zahra SDS IT Prestasi Cendekia, Bekasi

DOI:

https://doi.org/10.67096/demokrasi.v1i3.415

Keywords:

wakaf, akuntabilitas, fatwa DSN-MUI, harmonisasi hukum, tata kelola syariah

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi kesenjangan struktural antara potensi besar wakaf di Indonesia dan realisasi yang rendah akibat lemahnya akuntabilitas dan transparansi lembaga pengelola wakaf (nazhir). Meskipun Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) telah menerbitkan berbagai fatwa progresif sejak 2002 hingga 2025, integrasi antara norma fatwa tersebut dengan standar akuntansi praktis masih bersifat parsial. Artikel ini bertujuan mengembangkan kerangka konseptual harmonisasi antara fatwa DSN-MUI dan prinsip akuntabilitas wakaf berbasis tiga dimensi syariah fundamental: keadilan (‘adalah), amanah, dan transparansi. Melalui analisis sistematis, penelitian menemukan bahwa akuntabilitas merupakan manifestasi natural ekonomi Islam yang dioperasionalisasi dalam fatwa melalui pembatasan biaya operasional, transparansi keputusan, dan pengawasan syariah berkelanjutan. Studi ini menyimpulkan bahwa model harmonisasi ideal berbentuk "hierarki komplementer," di mana fatwa memberikan legitimasi religius dan fleksibilitas, sementara regulasi negara memberikan kepastian hukum dan daya paksa. Implikasi harmonisasi ini terbukti strategis dalam meningkatkan kepercayaan publik dan pertumbuhan aset wakaf.

References

Alamudi, I. A., & Hasan, A. (2023a). KEDUDUKAN FATWA DSN DALAM TATA HUKUM NASIONAL. Mitsaqan Ghalizan, 3(2), 11–31. https://doi.org/10.33084/mg.v3i2.6317

Aziz Fadillah Mukadar, & Salman, K. R. (2022). Pemahaman Nazhir dan Penerapan Sistem Akuntansi Wakaf Berdasarkan. 8(02), 1169–1180.

Fajriati, F. (2024). Analisis Penerapan PSAK 112 pada Nazhir Wakaf Dompet Dhuafa Jakarta. 5(1), 43–51.

Fauzi, M. (2023). WAKAF PADA ASURANSI JIWA SYARIAH : ANALISIS PADA FATWA DSN-MUI NO : 106 / DSN-MUI / X / 2016. 1(2), 113–125.

Fauzi, M., Mursal, M., & Ds, M. R. (2024). Wakaf Pada Asuransi Jiwa Syariah: Analisis Pada Fatwa Dsn-Mui No:106/Dsn-Mui/X/2016. USRATY : Journal of Islamic Family Law, 1(2), 113. https://doi.org/10.30983/usraty.v1i2.7570

Fauziyah Latiefa Salsabila, Rini, & M Fahmi Hidayat. (2024). STRENGTHENING ACCOUNTABILITY MECHANISMS IN WAQF INSTITUTIONS: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW. Journal of Sharia Economics, 5(2), 174–194. https://doi.org/10.22373/jose.v5i2.5343

Grandis Imama Hendra, Nur Asnawi, V. M. E. (2025). Accountability of Cash Waqf Institutions Post the Implementation of Accounting Standard 412. 14(2), 802–815. https://doi.org/10.22373/share.29531

Huda, N., Rini, N., Hudori, K., Universitas Indonesia/STIE Muhammadiyah Jakarta, Mardoni, Y., & Universitas Indonesia. (2014). Akuntabilitas sebagai Sebuah Solusi Pengelolaan Wakaf. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 5(3). https://doi.org/10.18202/jamal.2014.12.5036

Judijanto, L., Hambali, H. M. R., & Sani, A. (2025). Implementasi Undang-Undang Wakaf dalam Perspektif Hukum Islam: Studi Terhadap Efektivitas Pengelolaan Wakaf Produktif. 6468, 88–99.

M, R. A., & Bulutoding, L. (2024). Integrasi Konsep Amanah dalam Shariah Enterprise Theory: Tinjauan Literatur Komprehensif. 09(01), 140–148. https://doi.org/10.37366/jespb.v9i01.1151

Masyhadi, A. R. (2024). Optimalisasi Sumber Daya Manusia dalam Pengelolaan Wakaf di Pesantren Tazakka. ZISWAF ASFA JOURNAL, 2(2), 148–162. https://doi.org/10.69948/ziswaf.30

Maulida, R. (2017). Analisis akuntabilitas pengelolaan waqaf pada baitul mal provinsi aceh 1,2. 2(4), 162–174.

Padilah, N. (2022). Analisis Fatwa DSN-MUI No. 131/DSN-MUI/X/2019 tentang Sukuk Wakaf.

redaksi bwi. (2022). Wapres Tegaskan Pengelolaan Wakaf Lebih Transparan. Badan Wakaf Indonesia.

redaksi bwi sumbar. (2025). BWI Sumbar Ukir 10 Prestasi Gemilang: Dari Wakaf Mart Hingga Sertifikasi Ratusan Nazhir di 2024.

Salsabila, F. L. (2024). STRENGTHENING ACCOUNTABILITY MECHANISMS IN WAQF INSTITUTIONS : A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW. (July).

Sheba, R., Ahimsa, S., Supriyanti, A., & Romdloni, M. A. (2013). Prinsip dan Kaidah Hukum Islam sebagai Landasan Pengembangan Asuransi Syari ’ ah. 5(1), 1–14.

Suci, F. S., Waluyo, B., & Syafrida, I. (2024). Akuntabilitas dan Transparansi Akuntansi Wakaf: Kajian terhadap Praktik Penyusunan Laporan Keuangan oleh Yayasan Al Ihsan Permata Depok Depok.

Sup, D. F. A. (2021). Wakaf Kontemporer di Indonesia dalam Perspektif Hukum dan Fatwa. JURNAL HUKUM EKONOMI SYARIAH, 4(2), 237. https://doi.org/10.30595/jhes.v4i2.11093

Usman, N. (2016). Implementasi prinsip akuntabilitas dalam manajemen wakaf produktif: Studi kasus rumah sakit Islam kota Magelang. 16(2), 179–196. https://doi.org/10.18326/ijtihad.v16i2.179-196

Yasini, A l, Al Ghazali, M. L. (2023). NOPEMBER 2023 Analysis of DSN MUI FATWA No. 131 of 2019 Concerning Waqf Sukuk From The Perspective of Accepted: Reviewed : 08(36), 181–193.

Published

2026-08-24

How to Cite

Mushaq Syamsuar, & Syaikha Nisa Az Zahra. (2026). Harmonisasi Fatwa DSN-MUI dan Prinsip Akuntabilitas Wakaf: Pendekatan Tematik terhadap Keadilan, Amanah, dan Transparansi Syariah. Demokrasi: Jurnal Ilmu Sosial, Politik, Dan Hukum, 1(3), 178–189. https://doi.org/10.67096/demokrasi.v1i3.415

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.