PEMANFAATAN ORIGAMI SEBAGAI MEDIA KONKRET PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS 1 SD NEGERI 002 PALEMBANG
DOI:
https://doi.org/10.67096/dinamis.v1i2.93Keywords:
Media Konkret, Origami, Pembelajaran Matematika, Pemahaman Konsep, Sekolah DasarAbstract
Pembelajaran matematika di kelas rendah sekolah dasar masih menghadapi permasalahan rendahnya pemahaman konsep siswa akibat dominasi metode pembelajaran yang bersifat abstrak dan kurangnya penggunaan media konkret. Kondisi ini juga ditemukan pada siswa kelas I SDN 2 Palembang yang menunjukkan keterlibatan dan pemahaman konsep bangun datar yang masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan origami sebagai media pembelajaran konkret dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek 29 siswa kelas I. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta tes hasil belajar berupa posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest siswa mencapai 93,62 dengan kategori sangat baik, yang terdiri dari 11 siswa memperoleh nilai 100, 6 siswa memperoleh nilai 95, 5 siswa memperoleh nilai 90, dan 7 siswa memperoleh nilai 85. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan keterlibatan, antusiasme, serta respons positif selama pembelajaran. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan origami efektif dalam membantu siswa memahami konsep bangun datar secara konkret dan menyenangkan. Dengan demikian, origami dapat dijadikan sebagai media pembelajaran yang inovatif dan sesuai dengan karakteristik perkembangan kognitif siswa kelas awal.
References
Abdurrahman, M. (2012). Anak berkesulitan belajar: Teori, diagnosis, dan remediasinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Arici, S., & Aslan-Tutak, F. (2015). The effect of origami-based instruction on spatial visualization, geometry achievement, and geometric reasoning. International Journal of Mathematical Education in Science and Technology, 46(5), 712–728. https://doi.org/10.1080/0020739X.2014.995533
Ashcraft, M. H., & Ridley, K. S. (2005). Math anxiety and its cognitive consequences: A tutorial review. In J. I. D. Campbell (Ed.), Handbook of mathematical cognition (pp. 315–327). New York: Psychology Press.
Boakes, N. J. (2009). Origami instruction in the middle school mathematics classroom: Its impact on spatial visualization and geometry knowledge of students. Research in Middle Level Education Online, 32(7), 1–12. https://doi.org/10.1080/19404476.2009.11462060
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Dahar, R. W. (2011). Teori-teori belajar dan pembelajaran. Jakarta: Erlangga. Depdiknas. (2006). Standar isi untuk satuan pendidikan dasar dan menengah.
Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
Fitriani, N., & Sari, D. P. (2021). Pengaruh penggunaan media manipulatif terhadap hasil belajar matematika siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Matematika, 15(2), 123–132.
Hidayat, T., & Widodo, A. (2022). Penggunaan media pembelajaran berbasis konkret untuk meningkatkan pemahaman konsep geometri siswa SD. Jurnal Pendidikan Dasar, 13(1), 45–56.
Immordino-Yang, M. H., & Damasio, A. (2007). We feel, therefore we learn: The relevance of affective and social neuroscience to education. Mind, Brain, and Education, 1(1), 3–10. https://doi.org/10.1111/j.1751-228X.2007.00004.x
Kurniawati, E., & Pratama, F. (2020). Efektivitas penggunaan alat peraga dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 8(3), 210–218.
Lestari, W., & Rahmawati, I. (2023). Peningkatan hasil belajar matematika melalui penggunaan media origami pada siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia, 12(1), 67–75.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
National Council of Teachers of Mathematics. (2000). Principles and standards for school mathematics. Reston, VA: NCTM.
Nugroho, A., & Santoso, B. (2021). Pengaruh pembelajaran berbasis aktivitas terhadap kemampuan berpikir matematis siswa. Jurnal Pendidikan Matematika, 14(2), 98–107.
Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD). (2023). PISA 2022 results (Volume I): The state of learning and equity in education. Paris: OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/53f23881-en
Putri, R. I. I., & Zulkardi. (2020). Pengembangan pembelajaran matematika berbasis PMRI untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa. Journal on Mathematics Education, 11(2), 223–234.
Rahayuningsih, S., & Mahmudi, A. (2014). Pengaruh penggunaan media origami terhadap pemahaman konsep geometri siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Matematika, 9(2), 123–135.
Rahman, A., & Fauziah, N. (2024). Pengaruh penggunaan media manipulatif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 15(1), 12–21.
Santrock, J. W. (2011). Educational psychology (5th ed.). New York: McGraw-Hill. Soedjadi, R. (2000). Kiat pendidikan matematika di Indonesia. Jakarta: Direktorat
Jenderal Pendidikan Tinggi.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan (Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta.
Sundayana, R. (2015). Media dan alat peraga dalam pembelajaran matematika.
Bandung: Alfabeta.
Syahputra, E. (2013). Peningkatan kemampuan berpikir matematis melalui pembelajaran berbasis aktivitas konkret. Jurnal Pendidikan Matematika, 7(2), 45–56.
Utami, D., & Hidayah, N. (2023). Implementasi media origami dalam meningkatkan kemampuan visual-spasial siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Matematika, 17(1), 55–64.
Waskitoningtyas, R. S. (2016). Analisis kesulitan belajar matematika siswa sekolah dasar. Jurnal Edukasi Matematika, 4(2), 24–32.
Widyastuti, A., & Pujiastuti, H. (2014). Pengaruh penggunaan media manipulatif terhadap hasil belajar matematika siswa kelas I sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 5(1), 67–75.
Wulandari, S., & Prasetyo, Z. K. (2021). Pengaruh penggunaan media konkret terhadap hasil belajar matematika siswa sekolah dasar. Jurnal Inovasi Pendidikan, 10(3), 201–210.
Young, C. B., Wu, S. S., & Menon, V. (2012). The neurodevelopmental basis of math anxiety. Psychological Science, 23(5), 492–501. https://doi.org/10.1177/0956797611429134
Purnamasari, dkk. (2022). Penggunaan media pembelajaran origami terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V Sekolah Dasar. Diniyah: Jurnal Pendidikan Dasar. https://ejournal.iainkendari.ac.id/index.php/diniyah/article/view/5383
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nopia Sahfitri, Ni Komang Rosita, Murjainah, Fitriyanti (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







